Beranda > TAUHID (keimanan) > SYAHADAT

SYAHADAT

Kalimat syahadat terdiri dari 2 kalimat, yaitu syahadat TAUHID dan syahadat RASUL:

Syahadat tauhid : “ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAH”

Syahadat rasul: WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN RASUULULLAAH

  1. Makna “Asyhadu an laa ilaaha illallaah”

Adapun makna kalimat ini adalah, kita harus mengetahui, memantapkan dalam hati, percaya dan membenarkan bahwa tiada yang pantas disembah dengan sebenarnya dalam wujudnya selain Allah Yang Maha Esa, Maha Awal, Maha Dahulu, tanpa permulaan, Maha Hidup, Maha Berdiri dengan DzatNya sendiri, Maha Kekal, Maha Abadi, Maha Pencipta, Maha Pemberi Rizki, Maha Mengetahui, Maha Kuasa, dan Maha Berbuat apa saja yang dikehendaki. Apapun yang dikehendaki pasti terjadi, dan apapun yang tidak dikehendaki tentu tidak terjadi.

Tiada upaya untuk menghindar dari maksiat dan tiada daya untuk melakukan taat kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dialah Dzat yang disifati dengan segala kesempurnaan, disucikan (bebas) dari segala kekurangan, tiada sesuatupun yang menyamaiNya. Dialah Dzat Yang Maha Mendengar lagi Maha Waspada. Dialah Yang Maha Dahulu tanpa permulaan, sedang selain Allah adalah baru. Dan Dialah yang menciptakan, sedang selain Allah adalah makhluk (yang diciptakan)

Kalam (firman) Allah adalah qadim, begitu juga sifat-sifatNya, karena Allah tidak sama dengan semua makhluk, baik Dzat, sifat-sifat, maupun perbuatanNya. Maha suci dan Maha Luhur Allah dari apa yang dikatakan orang-orang zhalim, Allah aha Luhur lagi Maha Agung.

  1. Makna “Wa asyhadu anna Muhammadan rasuululllaah”

Adapun makna kalimat ini adalah kita harus mengetahui, memantapkan, membenarkan, dan percaya bahwasanya junjungan kita Nabi Muhamad bin Abdullah bin Abdul Muthallib bin Hasyim bin Abdi Manaf Al Quraisy adalah hamba Allah dan utusanNya, yang diutus untuk seluruh makhluk.

Beliau dilahirkan dan diangkat sebagai Rasul di Makkah. Lalu hijrah ke Madinah dan dimakamkan di Madinah pula. Dan sungguh, semua yang disampaikan beliau adalah pasti benar.

Di antara yang beliau kabarkan adalah tentang siksa dan kenikmatan dalam kubur, pertanyaan dari dua malaikat Munkar dan Nakir, hari kebangkitan, hari hasyar (makhluk digiring ke padang mahsyar untuk dihisab), hari kiamat, hisab, pahala, siksa, timbangan amal, neraka, titian (shirath), telaga, syafaat, surga, kekal di dalam surga, semua ini pasti nyata. Kita wajib beriman kepada malaikat, para Rasul, kitab-kitab Allah, dan beriman kepada takdir, baik dan buruknya adalah dari Allah semata.

Sesungguhnya Nabi Muhammad adalah penutup para Nabi. Beliau adalah pemimpin seluruh keturunan Nabi Adam.

Dari: Kitab Sullamut Taufiq, hal 9-12

Karya : Sayyid Abdullah bin Husin bin Thahir

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: