Arsip

Posts Tagged ‘Allah’

ALLAH MENGETAHUI YANG TIDAK KITA KETAHUI

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Saudara saudariku yang kumuliakan,
Di riwayatkan di dalam Shahih Bukhari bahwa ada seorang bersedekah, ia mengumpulkan uang dan ingin mendapatkan pahala “shadaqah sirr” yaitu pahala Sedekah secara sembunyi – sembunyi, tidak di ketahui orang lain. Ia pun mengumpulkan uang, lalu malam – malam ia menutup wajahnya dengan kain, dia mencari orang yang berhak.

Baca selanjutnya…

Iklan

Tidak ada yang mencintai kita melebihi Allah Subhanahu wa Ta’ala

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah,
Demikian agungnya Sang Maha Raja langit dan bumi dan Sang Maha Lembut,

Diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam melintas bersama para Sahabatnya lalu lewatlah seorang anak kecil, lantas Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam memanggil (berteriak mengangkat suara)

“apakah anak ini mempunya ibu?”

Baca selanjutnya…

Allah lah yang menyembuhkan penyakit

Suatu hari nabi Musa alaihis salam mengalami sakit gigi (bagi yang pernah betul2 sakit gigi lebih faham betapa tidak enak dan ‘so annoying’nya sakit gigi).

Ada pepatah Arab mengatakan
-Tidak ada sakit yang seperti sakit gigi, dan tidak ada nikmat seperti nikmatnya pengantin baru..-

Beliau pun juga merasakan sakit yang sama. Akhirnya beliau mengadu kepada Allah atas sakitnya dan meminta kesembuhan kepada Allah..
Akhirnya beliau diperintahkan untuk pergi berjalan ke suatu daerah (kesembuhan ada jalannya, ada sebab2nya, bahkan Rasulpun diperintahkan ikhtiar oleh Allah ketika mencari kesembuhan). Singkat kata Musa alaihis salam pun pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh Allah. Seperti kita tahu, beliau merupakan rasul yang dikaruniai mujizat kesempatan untuk bercakap secara ‘langsung’ kepada Allah, sehingga diberi gelar mulia Kalamullah.
Sesampainya di tempat yang dimaksud, Allah memerintahkan untuk mengambil rumput yang ada di tempat tersebut kemudian memakannya.. Baca selanjutnya…

Allah ada di langit ?

Dari: (klik untuk download penjelasan yang lebih lengkap mengenai hal ini dan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah)

http://darulfatwa.org.au/languages/Indonesian/Kitab_Al-%5EAqidah_print3.pdf

Allah ta’ala berfirman: “Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya (baik dari satu segi maupun semua segi), dan tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya”. (Q.S. as-Syura: 11)

Ayat ini adalah ayat yang paling jelas dalam al Qur’an yang menjelaskan bahwa Allah sama sekali tidak menyerupai makhluk-Nya. Ulama Ahlussunnah menyatakan bahwa alam (makhluk Allah) terbagi atas dua bagian; yaitu benda dan sifat benda. Kemudian benda terbagi menjadi dua, yaitu benda yang tidak dapat terbagi lagi karena telah mencapai batas terkecil (para ulama menyebutnya dengan al Jawhar al Fard), dan benda yang dapat terbagi menjadi bagian-bagian (jisim).

Benda yang terakhir ini terbagi menjadi dua macam;
1. Benda Lathif: sesuatu yang tidak dapat dipegang oleh tangan, seperti cahaya, kegelapan, ruh, angin dan sebagainya.
2. Benda Katsif: sesuatu yang dapat dipegang oleh tangan seperti manusia, tanah, benda-benda padat dan lain sebagainya.

Adapun sifat-sifat benda adalah seperti bergerak, diam, berubah, bersemayam, berada di tempat dan arah, duduk, turun, naik dan sebagainya. Baca selanjutnya…