Arsip

Archive for April, 2010

Mengobati luka kronik, termasuk luka karena diabetes oleh Prof Iwan Darmansjah

Pengobatan ulkus di kulit karena trauma dan ulcus diabeticum perlu diobati dengan cara yang baru. Baru untuk banyak dokter di Indonesia, namun sebenarnya konsepnya sudah sejak 15 tahunan diterapkan dengan cara yang kelihatannya nihilistik, tetapi benar.

SEMUA ulkus, bernanah atau tidak, tidak memerlukan antibiotk atau povidon yodium, atau sofratulle, dsb. Konsepnya ialah bahwa luka ulkus , bila diberi segala obat – ada puluhan obat untuk itu di apotik – justru memperlambat epitalisasi. Juga menutup luka dengan segala jenis salep, termasuk sofratulle, mengganggu epitel tumbuh dengan baik. Mungkin teori ini belajar dari luka anjing atau kucing yg hanya dijilat oleh hewan, dan ternyata kesembuhannya cepat sekali. Baca selanjutnya…

Allah lah yang menyembuhkan penyakit

Suatu hari nabi Musa alaihis salam mengalami sakit gigi (bagi yang pernah betul2 sakit gigi lebih faham betapa tidak enak dan ‘so annoying’nya sakit gigi).

Ada pepatah Arab mengatakan
-Tidak ada sakit yang seperti sakit gigi, dan tidak ada nikmat seperti nikmatnya pengantin baru..-

Beliau pun juga merasakan sakit yang sama. Akhirnya beliau mengadu kepada Allah atas sakitnya dan meminta kesembuhan kepada Allah..
Akhirnya beliau diperintahkan untuk pergi berjalan ke suatu daerah (kesembuhan ada jalannya, ada sebab2nya, bahkan Rasulpun diperintahkan ikhtiar oleh Allah ketika mencari kesembuhan). Singkat kata Musa alaihis salam pun pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh Allah. Seperti kita tahu, beliau merupakan rasul yang dikaruniai mujizat kesempatan untuk bercakap secara ‘langsung’ kepada Allah, sehingga diberi gelar mulia Kalamullah.
Sesampainya di tempat yang dimaksud, Allah memerintahkan untuk mengambil rumput yang ada di tempat tersebut kemudian memakannya.. Baca selanjutnya…

HUKUM MENJADI PEJABAT/ PEGAWAI

Bismillaahirahmaanirrahiim

Menjadi pegawai boleh saja, baik terhadap pemerintah, swasta, maupun individu, selama dia sanggup malaksanakan tugas dan kewajibannya, meski seorang muslim tidak boleh mencalonkan diri untuk sebuah jabatan yang dia sendiri tidak mempunyai kompetensi di bidang itu. Terutama untuk jabatan pemerintah atau pengadilan. Diriwayatkan:

Abu Dzar ra berkata: Wahai Rasulullah saw, tidakkah Anda memberikan satu jabatan kepadaku? Maka Rasulullah saw menepuk kedua pundakku seraya bersabda:

“Hai Abu Dzar, kamu adalah orang yang lemah dan ia (jabatan) merupakan sebuah titipan. Kelak di hari kiamat ia (jabatan) merupakan kehinaan dan penyesalan, kecuali orang yang MENGAMBILNYA sesuai dengan HAKnya dan MELAKSANAKAN KEWAJIBAN yang diBEBANkan kepadanya dalam jabatan itu.”

Dalam hadits lain, Rasulullah bersabda:

“Hakim ada tiga, satu di surga dan dua di neraka. Baca selanjutnya…

Allah ada di langit ?

Dari: (klik untuk download penjelasan yang lebih lengkap mengenai hal ini dan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah)

http://darulfatwa.org.au/languages/Indonesian/Kitab_Al-%5EAqidah_print3.pdf

Allah ta’ala berfirman: “Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya (baik dari satu segi maupun semua segi), dan tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya”. (Q.S. as-Syura: 11)

Ayat ini adalah ayat yang paling jelas dalam al Qur’an yang menjelaskan bahwa Allah sama sekali tidak menyerupai makhluk-Nya. Ulama Ahlussunnah menyatakan bahwa alam (makhluk Allah) terbagi atas dua bagian; yaitu benda dan sifat benda. Kemudian benda terbagi menjadi dua, yaitu benda yang tidak dapat terbagi lagi karena telah mencapai batas terkecil (para ulama menyebutnya dengan al Jawhar al Fard), dan benda yang dapat terbagi menjadi bagian-bagian (jisim).

Benda yang terakhir ini terbagi menjadi dua macam;
1. Benda Lathif: sesuatu yang tidak dapat dipegang oleh tangan, seperti cahaya, kegelapan, ruh, angin dan sebagainya.
2. Benda Katsif: sesuatu yang dapat dipegang oleh tangan seperti manusia, tanah, benda-benda padat dan lain sebagainya.

Adapun sifat-sifat benda adalah seperti bergerak, diam, berubah, bersemayam, berada di tempat dan arah, duduk, turun, naik dan sebagainya. Baca selanjutnya…

Kisah Abu lahab dan Ummu jamil

April 29, 2010 13 komentar

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Nabi memiliki paman yang salah satunya bernama Abu Lahab. Ia dinamakan “lahab” (bara api, gejolak api) karena wajahnya kemerah-merahan seperti bara api. Ia adalah salah satu orang yang sangat memusuhi Nabi.

Tiap hari/hampir tiap hari ia mengikuti Nabi dari belakang, kemudian melemparinya batu, hingga kakinya berdarah. Abu lahab juga meneriakinya pendusta, pembohong, dsb, karena bencinya ia pada Islam. Ini terjadi hampir tiap hari selama bertahun2. Bukan karena Nabi adalah benar2 pembohong, tapi karena bencinya ia pada Islam.

Seluruh masyarakat Makkah, termasuk Abu lahab, justru mengakui Nabi adalah terpercaya/ al amin karena Nabi tidak pernah sekalipun berbohong, walaupun sedikit. Nabi menjadi tempat orang2 menitipkan barang2nya, termasuk orang kafir juga menitipkan barang2 di rumah Nabi. Ini karena Nabi adalah orang yang paling bisa mereka percaya. Walaupun hati mereka kadang terlalu keras untuk menerima Islam. Baca selanjutnya…

Salam

April 29, 2010 1 komentar

Assalaamu’alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Selamat datang di blog Sunnah online. Semoga kita setiap hari mendapatkan ilmu-ilmu yang bermanfaat dan dimudahkan untuk mengamalkannya.

:)

Kategori:Uncategorized